• 19

    Mar

    Ila

    Tak terasa sudah lima tahun kehadiranmu Mengisi setiap hela nafas ini Dengan tingakah polahmu Kepolosanmu Senyum dan tangismu Silih berganti mencampur aduk perasaan Maafkan ayahmu yang tak bisa hadir Saat langkah kecilmu melewati pergantian tahun Hanya doa yang terlantun lirih Semoga kau tetap menjadi dirimu sendiri Menikmati tiap rona kehidupan dengan senyum dan tangis kejujuran Selamat ulang tahun buah hatiku Naila Lituhayu Pratiba Yogya, 19 Maret 2015
  • 15

    Mar

    Lembaran

    Menyusuri lembari hari disini Membuka kenangan tentang kata Tak terasa sudah begitu tak terurus rumah ini Begitu sedikit rangkaian kata baru Seperti tak menemukan kata-kata untuk dibangun Hanya senyap yang sering mengusik Membangunkan huruf kosong tak berarti
  • 12

    Jan

    12 Januari 2015

    12 Januari 2015 Tak terasa 33 tahun ikut menjejakan kaki di dunia Menyesapi tiap detik kenangan Tentang kebahagian, kepedihan Duka cita, derai kebahagian Tetes airmata yang kadang mengalir tak terbendung Ya, saat kata tak mampu terucap Hanya airmata yang dapat bicara Ntah tentang sendu yang melingkupi kesedihan Atau haru biru kegembiraan 33 tahun berlalu seperti sekejapan mata Datang sendiri diiringi jerit tangis Berguling, merangkak, berjalan kemudian berlari Menelusuri jalan yang tak terhitung lagi jaraknya Berusaha menikmati tiap detik perjalanan dengan senyuman Melangkah menuju angka 34, 35, 36 dan seterusnya Hingga waktu untuk menghirup udara habis Pergipun akan sendiri Seperti halnya saat datang Ntah tangis atau tawa yang akan mengiringi langkah?
  • 1

    Jan

    Awal baru

    Kini angka dipojok layar menujukan 01:02 Sejam lewat pergantian tahun 2014 menjadi 2015 Menyesap udara yang beranjak dingin Mencoba menerka kemana langkah terkayuh Kemana harapan berlabuh Dalam derap langkah pasti Menatap hari yang baru Awal baru
  • 31

    Dec

    Akhir

    Jam menunjukan angka 21:54 Dua jam sebelum angka tahun berganti Sejenak menengok lembar hari yang telah lalu Semua langkah terasa istimewa Tak ada yang benar sama Walau mungkin sebuah deja vu Bukan jejak yang mudah terlupa Derai rinai airmata Senyum tawa kebahagian Perasaan yang tak menentu Atau kadang kehampaan yang meraja Semua terjadi begitu cepat Kini semua telah kemuara Berkelebatan silih berganti Menuju akhir
  • 22

    Dec

    Dengar

    Dengarlah sejenak saat angin bercerita Membawa sebuah kabar Biarlah sang bayu berbisik perlahan Memperdengarkan suara lirih Saat jarak membentang didepan mata Saat hadirmu hanya sebuah bayang Bayang yang mengikutiku kemana saja Bukan bayang yang hilang dalam temaram senja Namun bayang yang selalu hadir walau tak ada cahaya
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post