12 Januari 2015

12 Jan 2015

12 Januari 2015

Tak terasa 33 tahun ikut menjejakan kaki di dunia

Menyesapi tiap detik kenangan

Tentang kebahagian, kepedihan

Duka cita, derai kebahagian

Tetes airmata yang kadang mengalir tak terbendung

Ya, saat kata tak mampu terucap

Hanya airmata yang dapat bicara

Ntah tentang sendu yang melingkupi kesedihan

Atau haru biru kegembiraan

33 tahun berlalu seperti sekejapan mata

Datang sendiri diiringi jerit tangis

Berguling, merangkak, berjalan kemudian berlari

Menelusuri jalan yang tak terhitung lagi jaraknya

Berusaha menikmati tiap detik perjalanan dengan senyuman

Melangkah menuju angka 34, 35, 36 dan seterusnya

Hingga waktu untuk menghirup udara habis

Pergipun akan sendiri

Seperti halnya saat datang

Ntah tangis atau tawa yang akan mengiringi langkah?


TAGS puisi ultah januari


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post